Reykjavik: Glaciers & Ice Cave (Gua Es Buatan)

Oleh: Nenty Bertelsen                                                            (nenty@nenty.com / 354 8644994)
Saat ini di ibu kota Islandia – Reykjavik telah diciptakan Gua Es Buatan yang di design hampir menyerupai kondisi alaminya baik dari tekstur maupun suhu berikut lantai yang licin karena lelehan air es. Akses terbuka untuk umum di mulai akhir bulan juni 2017.
Gua Es Buatan ini berada  di dalam gedung Perlan yang pada mulanya adalah lokasi suplai air panas untuk area sekitar yang di simpan di dalam 6 tanki raksasa dengan kapasitas 4 juta liter air/tanki. Perlan berada di dataran tinggi sehingga bangunannya bisa terlihat dari berbagai penjuru kota. Tersedia pula deck / balkoni dengan fasilitas “360 degrees view” yang dapat di akses oleh umum secara gratis. Sarana lainnya terdapat pula; pameran dengan photo-photo atau gambar yang memberikan informasi mengenai alam Islandia terutama berhubungan dengan gunung vulkanik dan gunung es, toko souvenir, kafetaria dan tentunya Gua Es buatan dengan tiket masuk yang cukup terjangkau ca € 30. Sebelumnya Tour Glacier & Ice Cave (tour ke gunung es dan gua es) memakan waktu antara 2-3 jam (one way) baik itu ke daerah selatan (Vatnajokull) atau utara (Langjokull) dengan ongkos terhitung cukup mahal yaitu minimum € 200 per orang.

Untuk mengunjungi Gua Es Buatan ini, reservasi tiket bisa dilakukan melalui: online, langsung ditempat atau melalui tour operator. Jam kunjungan di tentukan sebelumnya dengan tujuan membatasi jumlah tamu sesuai dengan kapasitas ruangan yaitu maksimum 20 orang/group dengan durasi  kunjungan di perkirakan sekitar 20 menit. Suhu di dalam berkisar -10 derajat selsius sehingga pengunjung disarankan untuk menggunakan jaket tebal berikut topi. Di sediakan pula rompi khusus tanpa biaya tambahan apabila diperlukan . Lapisan es didalam gua di datangkan langsung dari gunung es seperti Eyjafjallajokull dan Vatnajokull yang mana setiap lapisan berasal dari periode tahun yang berbeda. Dinding dan setiap bagian di dalam gua dapat di sentuh, tentu saja dengan kehati-hatian supaya tidak merusak atau meninggalkan bekas yang tidak baik. Beberapa bagian gua di berikan cahaya yang memberikan refleksi warna biru yang mana di gua es alami adalah pantulan sinar matahari. Beberapa bagian Gua Es Buatan ini mempunyai atap yang rendah sehingga saat berjalan melewatinya harus dilakukan dengan merunduk dan extra hati-hati.

 

 

 

 

 

Gambar di samping kanan adalah lapisan es berasal dari tahun 830 s/d 2010 dengan susunan tertua di paling bawah dan termuda di paling atas (berdasarkan penelitian oleh departemen Sains Universitas Negeri Islandia). Waktu yang diperlukan untuk eksplorasi dan pengambilan photo diperkirakan antara 10-20 menit.

Setelah meninggalkan Gua Es, terdapat ruangan dengan sarana layar multimedia untuk mempelajari hal-hal tentang gunung vulkanik, gunung es dan berbagai macam phenomena alam Islandia lainnya.

 

Vatnajokull adalah gunung es/glacier terbesar di Islandia yang mana lapisan es menyusut setiap tahunnya dan suatu saat akan menghilang sama sekali. Sebagian orang termasuk ilmuwan percaya bahwa hal tersebut di karenakan oleh proses global warming. Kompilasi gambar di bawah menggambarkan proses penyusutan di masa lalu dan prakiraan proses penyusutan di masa depan :

Kunjungan ke Gua Es ini adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman serta mempelajari alam Islandia yang mana gunung es / glacier meliputi 10 % dari total wilayah Islandia/ Iceland. Di akhir kunjungan, pengunjung mempunyai kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan pribadinya di dinding khusus yang terletak di dekat jalan keluar (exit).

Reservasi tiket Online dapat dilakukan melalui link ini: Perlan Museum (langsung ke supplier).

All Rights Reserved © Nenty Travel 2017

www.nenty.com